Nasib Pelatihan Manajer Kopdes : Perubahan Sistem Pelatihan Bagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih


Kunci Hukum, Jakarta - Beberapa waktu lalu kita sempat dihebohkan dengan berita meninggalnya 5 calon pengurus Koperasi Desa Merah Putih dalam pelaksanaan latihan dasar militer yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan. Setelah mendapat perhatian publik tersebut, muncul pertanyaan mengenai urgensi latihan dasar militer tersebut bagi calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).


Merespon berita serta pertanyaan besar tersebut Kementerian Pertahanan langsung mengganti istilah serta muatan materi dalam latihan dasar militer (Latsarmil menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial. Perubahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut evaluasi bersama terkait program Latsarmil tersebut.


Sebelumnya pemerintah merekrut sebanyak sekitar 35 ribu manajer yang disiapkan untuk mengelola KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih. Mereka diwajibkan mengikuti Latsarmil selama 45 hari dengan rincian 30 hari untuk latihan militer dan 15 hari sisanya untuk pelatihan manajerial.


Rico Ricardo Sirait selaku Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI menyatakan bahwa perubahan terminologi ini juga diikuti oleh perubahan materi dalam pelatihan. Kegiatan menembak yang menjadi salah satu bagian dari pelatihan dihapus serta intesitas kegiatan fisik juga dikurangi disesuaikan dengan kondisi fisik peserta. Saat ini pelatihan KDKMP dan KNMP difokuskan untuk membentuk kedisiplinan, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan serta kemampuan manajerial.


Pemetaan kondisi medis juga dilakukan oleh penyelenggara pelatihan. Peserta yang memiliki riwayat atau kondisi fisik tertentu akan diberi tanda berupa pita putih untuk membedakanya dengan peserta lain. Nantinya peserta yang menggunakan pita putih ini akan diberi pelatihan fisik yang berbeda dengan peserta lain.


Anggota Komisi I DPR, Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin menyatakan bahwasanya jika pelatihan militer dalam persiapan manajer KDKMP ini dihilangkan maka akan menghemat beberapa pengeluaran. Diketahui sebelumnya bahwa anggaran yang disiapkan untuk program pelatihan ini sebesar lebih dari 15 triliun rupiah. Dengan rincian sekitar 45 juta rupiah untuk setiap peserta.


Saat ini pemerintah melalui Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kesehatan tengah melakukan investigasi lebih lanjut terkait meninggalnya kelima peserta pelatihan tersebut. Kedua kementerian tersebut membentuk tim investigasi gabungan guna mengumpulkan data untuk mencari kelanjutan kasus tersebut dan juga untuk evaluasi program kedepan.



Penulis : Athanasius Nugraha Widhi Wijaya

Editor : Liora Ivanna Ananda Utomo


Reference : 
https://nasional.kompas.com/read/2026/07/01/05234081/pelatihan-manajer-kopdes-berubah-istilah-latsarmil-diganti-tidak-lagi-angkat?page=1 
https://www.bbc.com/indonesia/articles/c15y0e8zjx3o 
https://kumparan.com/kumparannews/kemhan-kemenkes-bentuk-tim-investigasi-gabungan-usut-kematian-5-peserta-sppi-27hhHmNsX2v/full 
https://nasional.kompas.com/read/2026/06/30/08424471/latihan-menembak-untuk-calon-manajer-kopdes-dihapus 
https://www.liputan6.com/news/read/8098111/latihan-militer-manajer-kopdes-disetop-ini-gantinya